http://gestaorecursos.cpb.org.br/admin/slot-gacor/https://amm.fadu.edu.uy/wp-includes/assets/slot-gacor-2022/https://casarifa.fadu.edu.uy/wp-content/themes/slot-online-dana/https://www.ftsm.ukm.my/ebuletin/assets/lib/slot-pulsa/http://communications.gov.ls/images/news/slot-gacor/http://publicacionesjuridicas.cali.gov.co/salas/archivos/slot-pulsa/https://concursos.fadu.edu.uy/wp-content/themes/slot-pulsa/https://cronomuebles.fadu.edu.uy/wp-content/themes/slot-gacor-pulsa/https://sia.xoc.uam.mx/slot-deposit-pulsa/http://saadsurveys.da.gov.ph/css/modules/slot-dana/https://www.tramitescoahuila.gob.mx/slot-gacor/http://room.eco.ku.ac.th/main/slot-deposit-dana/http://room.eco.ku.ac.th/images/slot-deposit-pulsa/https://gsat.ntu.edu.tw/images/judi-slot-5000-bandar-casino-online-agen-slot.html MUSYAWARAH DESA KHUSUS PERUBAHAN APBDES KE 2 TAHUN 2020 – PEMERINTAH DESA KADIPIRO KECAMATAN JUMAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR PROV JAWA TENGAH
Januari 30, 2023

PEMERINTAH DESA KADIPIRO KECAMATAN JUMAPOLO KABUPATEN KARANGANYAR PROV JAWA TENGAH

Terciptanya Desa Kadipiro yang unggul, produktif dan berbudaya dengan berbasis sumber daya masyarakat yang cerdas secara intelektual, emosional dan spiritual.”

MUSYAWARAH DESA KHUSUS PERUBAHAN APBDES KE 2 TAHUN 2020

Musdesus ke 2/ 7 Juli 2020

Pelaksanaan musyawarah desa khusus sekaligus pembahasan perubahan Anggaran pendapatan belanja desa (APBDes) tahun 2020 yang di laksakan pemerintah desa Kadipiro yang di laksanakan di Aula Kantor Desa Kadipiro, hadir, Camat Jumapolo, PMD, Babinkantibmas, Ketua BPD beserta Anggotanya, tokoh masarakat, tokoh agama, dan Perangkat Desa, Kepala Dusun, Lembaga Desa, dalam kegiatan tersebut antara lain pembahasan perubahan APBDes, perubahan tersebut merupakan ihtiar dalam penanganan wabah covid 19 sekaligus mendorong program kerja pemerintah pusat untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui Dana Desa (DD).

Larsito, Kepala Desa Kadipiro mengatakan bahwa terjadinya Perubahan APBDes ini karena adanya Pandemi Virus Corona (Covid-19) yang mewabah saat ini.

“Musdes Khusus APBDes Perubahan ke 2 tahun 2020 dilakukan dalam rangka menindak lajuti Permendesa dimana didalamnya, desa diharuskan untuk melakukan rekofusing anggaran untuk BLT Dana Desa (DD) 2020,” terang Larsito.

Dia menjelaskan, pagu awal Dana Desa untuk DesaKadipiro tahun 2020  semula sebesar Rp 1.087.806.000 menjadi Rp 1.076.999.000,00 bertambah sebesar Rp 10.807.000,00.


“Alokasi Dana Desa (ADD) Desa Kadipiro berkurang semula Rp 719.426.600,00 Menjadi Rp 653.045.765,00 berkurang sebesar Rp 66.380.835,00” paparnya.

Selain ADD, lanjut Larsito, Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah juga mengalami perubahan, awalnya sebesar Rp88.402.000,00, berubah menjadi Rp 80.911.174,00 atau berkurang sebesar Rp 7.490.826.

Untuk mengatasi dampak ekonomi yang dialami masyarakat Desa Kadipiro akibat wabah Covid-19, ungkapnya, Pemerintah Desa akan membagikan Bantuan Langsung Tunai dari Dana Desa tahap ke 2 , Dana Bantuan Langsung Tunai Desa atau BLT-DD,” dengan mengalihkan beberapa kegiatan pungkas Larsito.

Larsito mengatakan BLT-DD ini akan menyasar warga miskin yang tidak tercatat sebagai Penerima bantuan PKH dan BPNT. Tentunya mereka yang lolos Verifikasi dan terdata oleh Relawan Desa yang melakukan pendataan sebelumnya.

Besaran dana BLT ini berjumlah Rp.300.000 per Kepala keluarga (KK), akan disalurkan selama 3 bulan. Pemerintah Desa Kadipiro menganggarkan Rp 22.700.00000 untuk BLT Dana Desa (DD), Adapun yang mendapatkan Bantuan BLT Dana Desa di Desa Kadipiro sebanyak 23 kepala keluarga,” jelas Larsito.

BLT sebesar Rp 22.700.000,00 juta tersebut, nantinya akan dialokasikan kepada 23 KK di Desa Kadipiro dengan kriteria yang telah ditentukan. Dan masing-masing KK akan menerima BLT sebesar Rp 300 ribu, selama 3 bulan yang terhitung sejak bulan Agustus, Sebanyak 23 orang calon penerima BLT Dana Desa yang tersebar dari 28 RT, di validasi dan di cek kebenaran nya melalui musyawarah. Data calon penerima bantuan tersebut merupakan warga miskin dan warga miskin baru yang terdampak dari wabah covid 19. Karena di ketahui bersama bahwa wabah ini begitu terasa dampak nya hingga ke pedesaan. Sehingga pemerintah desa tahun ini harus menganggarkan bantuan tersebut dari dana desa, sehingga jelas dalam pelaksaan pembangunan tahun ini ada beberapa kegiatan yang dialihkan.